UPDF AI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI-FRAKSI DARI EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP Streptococcus mutans

Dyah Aji Sofyaningtyas,Maulita Cut Nuria

2026 · DOI: 10.31942/jice.v11i1.15571
CENDEKIA EKSAKTA · 0 Citations

Abstract

Ekstrak etanol bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung senyawa triterpenoid, kumarin, aglikon flavon, flavonoid, tanin dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Fraksinasi dilakukan untuk memisahkan senyawa berdasarkan kepolarannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui golongan senyawa serta aktivitas antibakteri fraksi-fraksi ekstrak bunga cengkeh terhadap Streptococcus mutans. Ekstrak bunga cengkeh difraksinasi secara bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan air dengan partisi cair-cair. Ekstrak dan fraksi yang diperoleh dilakukan skrining fitokimia. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap fraksi-fraksi konsentrasi 20;25;30;35%, kontrol positif ciprofloxacin 5 μg/disk dan kontrol negatif pelarut Dimetil Sulfoksida (DMSO) menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri berupa nilai DDH (Diameter Daerah Hambat) yang dianalisis secara statistik untuk fraksi n-heksan sedangkan analisis deskriptif ditujukan untuk fraksi etil asetat dan air. Hasil skrining fitokimia menunjukkan semua fraksi mengandung senyawa golongan kumarin, aglikon flavon, dan flavonoid sedangkan senyawa triterpenoid, fenolik dan saponin ditemukan berturut-turut hanya pada fraksi n-heksan, fraksi etilasetat dan fraksi air. Fraksi n-heksan konsentrasi 35% memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata DDH 15,63±0,38 mm dan tipe zona hambat radikal. Fraksi etil asetat dan air menghasilkan zona hambat irradikal. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan nilai DDH antar konsentrasi fraksi n-heksan terhadap S.mutans kecuali konsentrasi 20 dan 25% serta 30 dan 35%