UPDF AI

Sebaran Menara Telekomunikasi Seluler Bersama Berbasis GIS (Geographic Information System) di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah

Taqwan Thamrin,Wiwin Susanty

2017 · DOI: 10.36448/jmsit.v7i2.967
1 Citations

TLDR

Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan pemetaan sebaran menara telekomunikasi seluler berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Lampung Tengah.

Abstract

Industri telekomunikasi nasional telah mengalami perubahan yang sedemikian pesat, sejak diberlakukannya Undang Undang (UU) Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. Perubahan lingkungan global dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang berlangsung  sangat  cepat telah mendorong terjadinya  perubahan mendasar, melahirkan lingkungan telekomunikasi yang baru, dan perubahan cara pandang dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Hal tersebut, mendorong lahirnya beragam peluang-peluang bisnis di sektor telekomunikasi, khususnya bisnis pendirian menara telekomunikasi. Keberadaan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendirian menara  ini menjadi sangat penting dan strategis setelah tahun 2008, diberlakukan Peraturan  Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembangunan dan Penggunaan Menara bersama   Telekomunikasi. Kebijakan ini mengimbas pada perubahan struktur bisnis telekomunikasi yang semakin bebas, kompetitif, dan agresif. Bahwa dalam rangka efektifitas dan efisiensi penggunaan ruang, maka menara harus digunakan secara bersama dan tetap memperhatikan kesinambungan pertumbuhan industri telekomunikasi, kesehatan masyarakat, dan estetika lingkungan. Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan pemetaan sebaran menara telekomunikasi seluler berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Lampung Tengah yang kemudian dianalisa untuk zona penempatan menara telekomunikasi seluler bersama baru, berdasarkan kesesuaian terhadap tata ruang kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan ( applied ), penelitian terapan ini merupakan suatu jembatan dari penelitian basic /murni diantara penelitian eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ada 3 metode yaitu Teknik Wawancara, Dokumentasi dan Observasi.