UPDF AI

RESAKRALISASI HAK ASUH ANAK PASCAPERCERAIAN DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM: ANTARA ASAS MASLAHAH DAN TREN CO-PARENTING

Mukhamad Suharto,Kukun Abdul Syakur Munawar,Filda Vitalia

2025 · DOI: 10.46339/ijsj.v5i2.207
Indonesian Journal of Shariah and Justice · 0 Citations

Abstract

Artikel ini membahas upaya resakralisasi hak asuh anak pascaperceraian dalam hukum keluarga Islam melalui pendekatan asas maslahah dan tren co-parenting sebagai paradigma baru dalam penataan relasi orang tua pascabubarnya ikatan perkawinan. Dalam tradisi fikih klasik, penentuan hak asuh anak (hadhanah) cenderung didasarkan pada parameter biologis dan ketentuan baku, sementara dalam konteks sosial kontemporer, kebutuhan anak akan kehadiran kedua orang tua semakin diakui secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana asas maslahah dapat merekonstruksi hukum hadhanah yang lebih responsif terhadap kepentingan terbaik anak, serta mengkaji kemungkinan integrasi konsep co-parenting dalam sistem hukum keluarga Islam Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan normatif-kualitatif serta analisis terhadap putusan pengadilan agama, tulisan ini menunjukkan bahwa penguatan dimensi sakral dalam pengasuhan pascaperceraian tidak hanya menjaga nilai-nilai agama, tetapi juga memperluas ruang keadilan bagi anak. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi penting bagi pengembangan hukum keluarga Islam yang progresif dan berorientasi pada kemaslahatan anak.