UPDF AI

Rekonstruksi Sejarah Geologi Berdasarkan Analisis Stratigrafi Daerah Pulau Beringin dan Sekitarnya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan

Muhammad Aghil Ikhwanulsyah,Yogie Zulkurnia Rochmana

2025 · DOI: 10.56099/ophi.v7i2.p93-103
OPHIOLITE : Jurnal Geologi Terapan · 1 Citations

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Pulau Beringin, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, untuk memahami kronologi pengendapan dengan merekonstruksi kondisi geologi melalui aspek stratigrafi. Metode yang digunakan adalah analisis stratigrafi yang mencakup observasi lapangan dan analisis laboratorium. Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda yaitu disusun oleh Formasi Saling (KJs) pada Jura Akhir - Kapur Awal, terbentuk akibat kolisi antara Woyla Arc dan West Sumatera Block yang membentuk batuan andesit pada lingkungan darat. Kemudian dilanjutkan oleh Formasi Kikim (Tpok) berumur Paleosen - Oligosen dengan litologi breksi fragmen andesit pada lingkungan fluvial braided stream. Fase transgresi mengendapkan Formasi Gumai (Tmg) pada Miosen Awal - Miosen Tengah dengan litologi batupasir dan batuserpih karbonatan dengan lingkungan delta front. Selain itu, pada Formasi Gumai telah dilakukan analisis mikrofosil dan menunjukkan bahwa umur relatif Formasi Gumai berada pada Miosen Tengah. Pada fase regresi terendapkan Formasi Air Benakat (Tma) pada Miosen Tengah - Miosen Akhir dengan lingkungan lower delta plain dan litologi batupasir dan batulempung. Formasi Muara Enim (Tmpm) berumur Miosen Akhir – Pliosen terendapkan pada lingkungan upper delta plain dengan litologi batupasir tuffan dan batulempung. Terakhir, terendapkan Formasi Kasai (Qtk) yang berumur Pliosen - Plistosen dengan litologi batupasir konglomerat dan batulempung pada lingkungan fluvial. Pengendapan formasi pada mulanya disebabkan oleh aktivitas tektonik, dilanjutkan dengan hadirnya siklus transgresi serta siklus regresi.