Pengujian Model Fondasi Kacapuri dengan Penambahan Strip Plat Kayu Ulin di Tanah Gambut
Pengujian Model Fondasi Kacapuri dengan Penambahan Strip Plat Kayu Ulin di Tanah Gambut
Stephanus Alexsander,Fatma Sarie,2 Authors,Ayu Rosaulina Sinaga
Abstract
Sebaran tanah gambut dengan kandungan organik yang tinggi di daerah Kalimantan menyebabkan daya dukung tanah rendah dan penurunan tanah yang besar, sehingga berdampak buruk pada proyek konstruksi. Masyarakat sekitar umumnya menggunakan fondasi kacapuri yang terbuat dari kombinasi kayu ulin dan kayu galam, namun fondasi ini belum sepenuhnya efektif menahan beban. Penelitian ini melakukan modifikasi fondasi dengan menambahkan strip plat kayu ulin yang dimodelkan melalui program Plaxis 2D dan dilanjutkan dengan pembuatan prototipe di laboratorium dengan memberikan uji pembebanan. Data yang digunakan merupakan data primer dari pengujian laboratorium dengan sampel tanah yang diambil dari Lokasi yang berada di Jalan Bondang, Kota Palangka Raya. Hasil pengujian laboratorium terhadap sifar fisik dan mekanik tanah gambut diperoleh nilai kadar udara = 580,51%, berat volume = 1,06 g/cm 3 , berat jenis = 1,79, kadar abu = 4,65%, kadar serat = 33,12%, kohesi = 0,0023 kg/cm 2 , tegangan geser dalam = 1,89°, tegangan geser dari tegangan tegangan normal dan tegangan geser = 0,006 dan kuat geser tanah pada jarak 0,0064 – 0,0174 kg/cm 2 . Pemodelan yang telah dilakukan memberikan modifikasi dengan empat strip plat kayu ulin. Prototipe yang dibuat menghasilkan penurunan nilai sesuai standar SNI 8460:2017 yaitu 2,5 cm pada percobaan Plaxis beban yang diperlukan lebih kecil dari pada di laboratorium. Pada Plaxis diperlukan besar beban yaitu 356,9 kg untuk mencapai penurunan, dan diperlukan beban sebesar 380 kg pada uji penurunan di laboratorium.
