Pengembangan Dashboard Pengelolaan Sampah Berbasis Komposisi Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Pengembangan Dashboard Pengelolaan Sampah Berbasis Komposisi Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Riliva Syakira,Beny Beny Beny Beny,A. Husaein
Abstract
Pengelolaan sampah merupakan isu global yang semakin mendesak, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Tantangan ini semakin kompleks di tingkat daerah, di mana instansi pengelola sering kali tidak memiliki alat bantu yang memadai untuk menganalisis data secara komprehensif. Data yang tersedia umumnya masih dalam format mentah, seperti spreadsheet atau laporan manual, yang menghambat proses analisis dan rentan terhadap kesalahan interpretasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah dashboard interaktif berbasis Microsoft Power BI yang mampu menyusun, mengolah, dan memvisualisasikan data pengelolaan sampah secara dinamis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pengolahan data dengan Microsoft Excel, integrasi data ke dalam Power BI, serta desain visualisasi interaktif yang mencakup indikator-indikator utama pengelolaan sampah. Hasil dari pengembangan dashboard menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan wilayah dengan timbulan sampah harian tertinggi, yakni sebesar 68,67 ribu ton, dengan sampah rumah tangga sebagai volume terbesar dan sisa makanan sebagai komposisi terbanyak. Total sampah terkelola terbanyak juga ditemukan di Jawa Timur dengan 14,56 juta ton dan tingkat daur ulang tertinggi mencapai 119,15%. Selain itu, luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) terbesar juga ditemukan di provinsi ini, yaitu 1,39 juta km². Kesimpulannya, dashboard interaktif ini mampu membantu visualisasi data pengelolaan sampah secara efektif dan informatif. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi analisis data serta memberikan wawasan bagi pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengambilan keputusan dan kebijakan berbasis data.
