UPDF AI

Pengaruh Penggunaan Baja Ringan Hollow Berisi Mortar Sebagai Pengganti Baja Tulangan Terhadap Kuat Lentur Balok

Rakha Citra,Permana Adinata,Elvis Saputra

2024 · DOI: 10.30651/ag.v9i1.21973
AGREGAT · 0 Citations

Abstract

Pembangunan yang meningkat secara signikan di Indonesia mengakibatkan peningkatan kebutuhan bahan material. Salah satu bahan material yang penting dalam struktur bangunan adalah beton bertulang. Beton bertulangan merupakan material komposit antara beton dan tulangan baja. Tulangan baja memiliki peran penting dalam menahan gaya tarik. Namun, beton bertulang memiliki kelemahan utama yaitu kekuatan persatuan beton yang rendah, yang berdampak pada berat beton dan kekuatan struktur bangunan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan beberapa penelitian pengembangan beton bertulang yang lebih ringan tanpa mengurangi fungsi dan kekuatannya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menggunakan baja ringan sebagai pengganti baja tulangan karena memiliki berat yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan baja ringan berisi mortar sebagai pengganti baja tulangan terhadap kekuatan lentur. Metode pengujian menggunakan beban dua titik dan pengukuran lendutan menggunakan LVDT pada benda sampel. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa perbandingan antara momen nominal eksperimen dan teoritis menunjukkan perbedaan yang kecil. Momen nominal eksperimen balok bertulang baja ringan meningkat sebesar 1,84 kNm atau 18,91% dibandingkan dengan balok bertulang baja. Namun lendutan maksimum pada balok bertulang baja ringan lebih kecil sebesar 23% atau 5,9 mm. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa balok menggunakan baja ringan dapat meningkatkan momen nominal, namun menghasilkan lendutan yang lebih kecil.