UPDF AI

Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kayu Faloak (sterculia quadrifida) Dalam air Minum Terhadap Organ Pencernaan Ayam Broiler

Yosef H. Naldo,Ni Putu,2 Authors,A. N. Ndun

2026 · DOI: 10.31004/joecy.v6i2.4435
0 Citations

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak kulit faloak yang dicampur dalam air minum mengenai persentase hati, ampela, usus halus, dan ukuran usus pada ayam yang dibesarkan untuk daging. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain acak lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan lima pengulangan. Setiap pengulangan melibatkan lima ekor ayam, sehingga total jumlah percobaan adalah dua puluh. Perlakuan yang diterapkan adalah: P0, yang tanpa ekstrak phaloak, P1: 2,5 ml per liter air minum, P2: 3 ml per liter air minum dengan ekstrak phaloak, dan P3: 3,5 ml per liter air minum dengan ekstrak phaloak. Penelitian ini menelaah variabel persentase hati, persentase ampela, persentase usus halus, serta panjang usus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA); jika ditemukan pengaruh yang signifikan (P< 0,05), akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) untuk analisis lebih mendalam. Hasil dari analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan ekstrak phaloak dalam air minum tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P lebih dari 0,05) terhadap persentase hati, ampela, usus halus, dan panjang usus pada ayam broiler. Maka dari itu, disimpulkan bahwa penambahan ekstrak phaloak hingga konsentrasi 3,5 ml per liter dalam air minum tidak mempengaruhi berat hati, berat ampela, berat usus, dan panjang usus halus pada ayam broiler.