Pemanfaatan Limbah Galon Sebagai Wadah Budidaya Ikan dan Tanaman (Budikdamlon) Sebagai Langkah Pengelolaan Sampah Anorganik di Dusun Jombor, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Pemanfaatan Limbah Galon Sebagai Wadah Budidaya Ikan dan Tanaman (Budikdamlon) Sebagai Langkah Pengelolaan Sampah Anorganik di Dusun Jombor, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Luthfi Abdurrohim,Maulina Eril Suprapto,Galuh Adi Insani
Abstract
Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah rumah tangga. Upaya pemanfaatan sampah anorganik sebagai barang pakai dibutuhkan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga pada daerah padat penduduk seperti di Dusun Jombor, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Upaya tersebut diwujudkan melalui program kerja sosialisasi dan demonstrasi pemanfaatan limbah anorganik menjadi wadah budidaya mini dalam galon: Budikdamlon pada Kelompok Tani dan Ternak Dusun Jombor bertujuan untuk meningkatkan fungsi dan nilai sampah. Pelaksanaan program kerja dilakukan menggunakan metode pre-test, pemaparan materi, demonstrasi pembuatan Budikdamlon, dan ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman target sasaran. Hasil yang didapatkan dari penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan ditandai dengan selisih 12,9 poin dari mean saat pre-test dengan post-test. Program sosialisasi dan demonstrasi dinilai efektif dalam memberikan pemahaman mengenai pengolahan limbah dengan memanfaatkannya menjadi wadah budidaya mini dan harapannya target sasaran mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan harian pada skala rumah tangga.
