UPDF AI

LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REBT (RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY) DALAM MENANGANI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi Kasus di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan)

Fathatun Hasnayah,Rini Setiawati,Noffiyanti Tanjung

2025 · DOI: 10.47435/mimbar.v11i01.3690
Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani · 0 Citations

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan salah satu permasalahan sosial yang serius dan terus menjadi perhatian, termasuk di Kabupaten Lampung Selatan. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan memegang peran penting dalam memberikan layanan kepada korban KDRT. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan layanan konseling individu dengan pendekatan REBT. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengkaji layanan konseling individu dengan pendekatan REBT dalam menangani korban kekerasan dalam rumah tangga di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, bersifat deskriptif kualitatif, yang berarti meneliti status kelompok manusia, objek, kondisi, sistem pemikiran, dan kelas peristiwa saat ini. Hasil penelitian yang didapatkan ialah, terdapat tiga indikator penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, yakni, adanya hubungan kekuasaan yang tidak seimbang antara suami dan istri, ketergantungan ekonomi, dan kekerasan sebagai penyelesaian konflik. Pendekatan REBT dalam konseling individu di Dinas PPPA Kabupaten Lampung Selatan merupakan metode yang efektif dalam membantu korban KDRT mengatasi trauma dan membangun kembali kepercayaan diri.