Integrasi Persepsi Kualitas dan Preferensi Konsumen beserta Analisis Perhitungan Nilai Tambah dalam Pengembangan Agroindustri Gula Kelapa di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir
Integrasi Persepsi Kualitas dan Preferensi Konsumen beserta Analisis Perhitungan Nilai Tambah dalam Pengembangan Agroindustri Gula Kelapa di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir
F. Restuhadi,Y. Kusumawaty,2 Authors,Susi Edwina
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi persepsi kualitas dan preferensi konsumen dalam strategi branding untuk meningkatkan daya saing agroindustri gula kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan mixed-methods, menggabungkan survei kuantitatif dengan kuesioner skala Likert untuk mengukur persepsi konsumen terhadap atribut rasa, aroma, kebersihan, warna, dan kemasan, serta analisis Hayami untuk menghitung nilai tambah dan kelayakan finansial. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengrajin, pedagang, dan konsumen, menggunakan purposive sampling hingga mencapai saturasi informasi. Analisis dilakukan secara deskriptif guna mengidentifikasi faktor kualitas dan strategi branding yang memengaruhi daya saing agroindustri gula kelapa di Indragiri Hilir. Analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami menunjukkan bahwa industri gula kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir memiliki rasio n,ilai tambah sebesar 40% dan tingkat keuntungan sebesar 87%, yang mengindikasikan efisiensi dan kelayakan finansial industri berdasarkan R/C ratio. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa strategi branding berbasis asal-usul daerah, keberlanjutan, dan sertifikasi organik/halal dapat meningkatkan daya saing produk gula kelapa baik di pasar lokal maupun internasional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi pengrajin dan pemerintah dalam mengembangkan agroindustri gula kelapa untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
