UPDF AI

Implementasi SOP dan Circular Economy sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu di Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

Cahyo Wulandari

2025 · DOI: 10.22146/parikesit.v3i2.25950
0 Citations

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir menjadi isu krusial yang berdampak terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola secara terpadu. Dukuh Tambak Gojoyo di Desa Wedung merupakan salah satu wilayah dengan produksi sampah rumah tangga yang tinggi, tetapi menghadapi permasalahan dalam pengelolaan sampah terutama sarana, prasarana, dan kelembagaan pengelolanya. Kondisi tersebut memicu penumpukan sampah, pencemaran, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan teknis, partisipatif, dan inovatif. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara, Focus Group Discussion, sosialisasi, serta praktik pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan beberapa capaian utama, yaitu: (1) penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan sampah sebagai panduan teknis masyarakat; (2) pemetaan lokasi titik timbulan sampah untuk mengidentifikasi titik prioritas penyediaan tempat sampah; (3) penyediaan tempat sampah anorganik di titik timbulan sampah; (4) penerapan konsep circular economy melalui pemanfaatan sampah organik menjadi mikroorganisme lokal (MOL) dan kompos. Secara keseluruhan, program pengabdian yang telah dilaksanakan menunjukkan potensi sebagai strategi efektif bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan dukungan sarana, prasarana, dan penerapan konsep circular economy dapat menjadi strategi efektif untuk mengurangi timbulan sampah, memperkuat kesadaran lingkungan, serta menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.