UPDF AI

Ideologi Islam Tradisionalis Pada Tafsir Al-Ibriz dan Al-Iklil

Moh. Amiril Mukminin,Shafa Alistiana Irbathy

2024 · DOI: 10.15642/javano.2024.2.1.105-120
0 Citations

Abstract

Artikel ini membahas Tafsir Nusantara karya Bisri Mustofa (1915-1977) yang berjudul Al-Ibriz li Ma’rifat al-Qur’an al-Aziz dan Misbah Mustofa (1916-1994) yang berjudul Al-Iklil Fi Ma’an Al-Tanzil. Keduanya merupakan ulama dari latar belakang yang sama yakni dari pulau Jawa dan lahir dari pendidikan tradisi pesantren. Problematika dalam penelitian ini yaitu tentang ideologi Islam tradisionalis pada kedua tafsir tersebut. Pada kesimpulannya adalah Islam tradisionalis selalu dinamis dalam memahami fenomena agama, tradisi dan budaya. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan pandangan kedua ulama di atas walaupun keduanya berasal dari latar belakang yang sama namun memiliki pandangan yang berbeda. Salah satunya yaitu terkait tradisi tahlil. Pada pandangan Mishbah lebih spisifik penjelasannya sehingga mengkritik agak negatif terhadap tahlil. Sedangkan pada penafsiran Bisri Mushtofa tidak mengkritik masalah tahlil. Seakan-akan tidak ada problem signifikan.