UPDF AI

Hubungan Status Gizi Dengan Lama Rawat Inap Pasien Pneumonia Balita

Alifya Shifwah Rizone,Fathia Meirina,T. Hamdi,Fithria Aldy

2025 · DOI: 10.54867/jkm.v12i1.239
Jurnal Kesehatan Mahardika · 0 Citations

Abstract

Pendahuluan: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama rawat inap pada balita di seluruh dunia. Terdapat beberapa faktor yang diketahui mempengaruhi lama rawat inap balita dengan pneumonia salah satunya adalah status gizi. Kajian ini direalisasikan dengan tujuan guna memahami hubungan antara status gizi terhadap lama rawat inap pasien pneumonia balita. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian adalah anak usia 2-59 bulan dengan pneumonia yang dilakukan rawat inap pada periode januari 2022-januari 2024 yang dipilih melalui metode konsekutif, Setelah dihitung menggunakan rumus slovin dibutuhkan jumlah sampel minimal 67 orang. Data dianalisis melalui analisis univarit dan analisis bivariat melalui chi-square melalui software SPSS versi 27. Hasil: Dari 77 pasien, didapatkan mayoritas pasien berusia 12-59 bulan (61%), berjenis kelamin laki-laki (55.8%), berstatus gizi baik (62.3%), dan lama rawat inap ≤5 hari (55.8%). Dari analisis bivariat didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi terhadap lama rawat inap pasien pneumonia balita dengan p-value = 0.422 (p-value > 0.05).

Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan lama rawat inap pasien pneumonia balita