Hubungan Penghasilan Orang Tua Dengan Motivasi Mahasiswa Sarjana Keperawatan Tingkat I, II, III, IV Dalam Melanjutkan Studi Profesi Ners Di Stikes Advaita Medika Tabanan
Hubungan Penghasilan Orang Tua Dengan Motivasi Mahasiswa Sarjana Keperawatan Tingkat I, II, III, IV Dalam Melanjutkan Studi Profesi Ners Di Stikes Advaita Medika Tabanan
Desak Gede Yenny Apriani
2020 · DOI: 10.54107/medikausada.v3i1.59
0 Citations
Abstract
HUBUNGAN PENGHASILAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI MAHASISWA SARJANA KEPERAWATAN TINGKAT I, II, III, IV DALAM MELANJUTKAN STUDI PROFESI NERS DI STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN
Desak Gede Yenny Apriani1,1, Desak Made Firsia Sastra Putri1,21Prodi S1 Keperawatan Ners, 2STIKES Advaita Medika TabananKorespondensi : [email protected] Abstrak Latar belakang dan tujuan: Profesi keperawatan dituntut untuk memiiki kemampuan intelektual, interpersonal kemampuan teknis dan moral. Hal ini dapat ditempuh dengan meningkatkan kualitas perawat melalui pendidikan lanjutan pada program Pendidikan Ners. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penghasilan orang tua dengan motivasi mahasiswa program sarjana keperawatan tingkat I,II,III,IV dalam dalam melanjutkan studi Profesi Ners. Metode: Desain penelitian ini adalah observasi korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program sarjana keperawatan pada semua tingkat yaitu sebesar 80 responden dengan pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel terikat adalah motivasi mahasiswa dalam melanjutkan studi profesi ners sedangkan variabel bebas adalah penghasilan orang tua. Data dikumpulkan dengan metode angket menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi dan secara bivariat menggunakan uji Person Chi-Square . Hasil: Penelitian menunjukkan proporsi mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan studi profesi ners sebesar 35,0%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara penghasilan orang tua dengan motivasi maahsiswa dalam melanjutkan studi profesi ners (p<0,005). Pada responden yang memiliki orang tua berpenghasilan tinggi sebesar59,4% memiliki motivasi yang tinggi untuk melanjutkan studi sedangkan pada responden yang memiliki orang tua berpenghasilan rendah hanya sebesar 18,8% yang memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan studi profesi ners. Simpulan: terdapat hubungan penghasilan orang tua dengan motivasi mahasiswa sarjana keperawatan tingkat i, ii, iii, iv dalam melanjutkan studi profesi ners Kata kunci : penghasilan, motivasi, ners