Hubungan Pengetahuan dan Konseling KB terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang
Hubungan Pengetahuan dan Konseling KB terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Panjang
Valentina Pricilia Jesica,Sinta Inriani Olla,A. S. Ulnang
Abstract
Pemilihan alat kontrasepsi merupakan keputusan penting dalam upaya pengendalian angka kelahiran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat pengetahuan ibu dan efektivitas konseling KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan konseling KB terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Pasir Panjang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 95 responden akseptor KB menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,000) dan konseling KB (p=0,040) memiliki hubungan yang signifikan terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Pengetahuan yang baik terbukti meningkatkan minat akseptor dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), sehingga tenaga kesehatan perlu meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana melalui konseling yang komprehensif mengenai berbagai jenis alat kontrasepsi agar akseptor dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
