UPDF AI

DIGITALISASI BANK SAMPAH BERBASIS IOT: SOLUSI BERKELANJUTAN UNTUK EKONOMI HIJAU DI MALANG

Yusriel Ardian,Sutoko,Nur Chabibi

2025 · DOI: 10.31328/js.v8i2.7341
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS SOLIDITAS (J-SOLID) · 0 Citations

Abstract

Sampah plastik masih menjadi salah satu persoalan lingkungan yang mendesak di Indonesia, termasuk di Kota Malang. Bank sampah sebagai model pengelolaan berbasis masyarakat terbukti mampu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberi nilai ekonomi tambahan, namun pada praktiknya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas produksi, kualitas produk yang rendah, pencatatan manual yang rentan salah, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kondisi awal di Bank Sampah Mandiri (BSM) Gadang menunjukkan kapasitas pengumpulan plastik hanya sekitar 150 kg/bulan dengan nilai jual Rp3.000/kg, pendapatan Rp300.000/bulan, partisipasi 30 KK, dan pencatatan manual dengan tingkat kesalahan 20–30%. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim dosen dan mahasiswa Politeknik Unisma Malang merancang kegiatan Digitalisasi Bank Sampah Berbasis IoT untuk Alat Pencacah Plastik. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, perakitan dan pengadaan sarana, instalasi mesin, pendampingan masyarakat, hingga evaluasi capaian. Karya utama program ini adalah perakitan dan instalasi 2 unit mesin pencacah plastik untuk meningkatkan kapasitas produksi, serta pembuatan perangkat IoT yang terintegrasi dengan timbangan digital untuk mendukung sistem pencatatan transaksi. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas produksi menjadi ±200 kg/bulan (+30%), kenaikan nilai jual Rp4.000–Rp5.000/kg, serta peningkatan pendapatan hingga Rp800.000/bulan. Tingkat kesalahan pencatatan menurun drastis menjadi <5%, dan partisipasi warga meningkat menjadi 35 KK. Dampak sosial juga terlihat dari tumbuhnya kepercayaan warga berkat sistem yang lebih transparan, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman kolaborasi lintas disiplin sesuai pendekatan Project-Based Learning. Secara institusional, kegiatan ini menghasilkan artikel ilmiah, publikasi media, poster, dan rencana Hak Kekayaan Intelektual. Kesimpulannya, program ini terbukti memberikan manfaat ekonomi, sosial, manajerial, dan pendidikan, sekaligus