ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA Tn. S DENGAN FOKUS INTERVENSI RELAKSASI PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN CKD DENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RSUD Dr.R. SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI
ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA Tn. S DENGAN FOKUS INTERVENSI RELAKSASI PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN CKD DENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RSUD Dr.R. SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI
Niken Meilinda,Purhadi Purhadi
Abstract
Latar Belakang; Chronic Kidney Desease (CKD) dapat diartikan sebagai gagal ginjal kronik. CKD merupakan penurunan fungsi pada ginjal yang progresif yang ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerulua dan peningkatan kadar kreatinin dalam darah. Menurut WHO dalam kutipan jurnal (masukan Mendeley jurnal) prevalensi penderita CKD mengalami peningkatan menjadi 1,3 juta pada tahun 2000. Di Indonesia pada provinsi jawa tengah pada tahun 2013 terdapat 2,0% penderita CKD. Dari hasil pencarian permohonan data penderita ckd di RSUD Dr.R SOEDJATI SOEMODIARDJO didapatkan 193 penderita CKD pada tahun 2022. Tujuan; Mengetahui penyebab gagal ginjal kronik atau chronic kidney desease (CKD) dan gejala yang ditimbulkan, serta manfaat relaksasi aroma terapi lavender untuk menurunkan kecemasan yang di sebabkan terapi hemodialisa pada pengelolaan asuhan keperawatan medical bedah. Metodologi; Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam karya tulis ilmiah ini yaitu penelitian kuantitatif. Dengan pendekatan studi kasus. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu studi kasus. Subjek penelitian yaitu keluarga Tn. S yang mengalami gagal ginjal kronik serta menjalani terapi hemodialisa. Hasil; Peneliti mengidentifikasi bahwa setelah pemberian relaksasi aroma terapi lavender selama 10-30 menit perhari yang dilakukan dalam 3 hari dapat menurunkan kecemasan akibat terapi hemodialisa Tn.. S. Kesimpulan; Adanya efektifitas pemberian relaksasi aroma terapi lavender untuk menurunkan kecemasan akibat pelaksanaan terapi hemodialisa pada penderita CKD
