UPDF AI

ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PENGOLAHAN IKAN BEBY TUNA BEKU PADA PT ABADI MAKMUR OCEAN KENDARI

Riski Amalia Madi

2019 · DOI: 10.31227/osf.io/czmrh
0 Citations

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian mutu pada pengolahan Ikan Beby tuna beku apakah sudah berada pada batas kendali dengan menganalisis sistem pengendalian mutu untuk meminimumkan kerusakan pengolahan Ikan Beby tuna beku dengan pendekatan statistical quality control (SQC) pada PT. Abadi Makmur Ocean (AMO). Pelaksanaan Pengendalian Mutu Pengolahan Ikan Beby Tuna pada PT. PT Abadi Makmur Ocean (AMO) sudah memiliki standar operasional kerja sesuai dengan ketentuan K3 dengan standar mutu hasil yang tinggi karena untuk di ekspor. Hasil analisis Statistical Quality Control (SQC) dengan metode diagram kendali P (P-charts) menunjukan besarnya nilai garis sentral yaitu 0,40471 atau 40,47%, nilai batas kendali atas (UCL) yaitu 0,4531 atau 45,31% yang berarti jika produk yang cacat/rusak mencapai atau berada di atas batas kendali atas (UCL) maka proses beby tuna yang dilakukan pada perusahaan dianggap tidak efektif, sebaliknya produk cacat/rusak berada pada batas kendali bawah (LCL) menunjukan nilai sebesar 0,3563 atau 35,63% berarti proses produksi beby tuna menunjukan cukup efektif. Hal ini terbukti dari hasil pemeriksaan sampel ikan beby tuna komoditas ekspor pada bulan Oktober-November 2017 dengan 21 hari kerja, hanya satu hari yaitu hari ke 15 jumlah produk yang mengalami kerusakan karena berada diluar batas pengawasan kualitas atau terjadi penyimpangan kualitas serta pengamatan kondisi sanitasi higiene dan lingkungan pada PT Abadi Makmur Ocean (AMO) secara keseluruhan kondisinya sudah sesuai dengan standar pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan di sentra penyendia pangan sehat yang di terapkan oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Selaku Otoritas Kompeten.