UPDF AI

Analisis Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi

G. J. Johari,Azis - Muslim

2025 · DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2545
Jurnal Konstruksi · 1 Citations

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor dengan potensi risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan tenaga kerja dan mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Hotel Rancabango Kabupaten Garut, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya pengendaliannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 65 responden dari berbagai posisi di proyek. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan perhitungan Indeks Kepuasan Responden (IKR). Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa aspek telah diterapkan dengan cukup baik, seperti kebijakan K3 (X = 3,17), pemeriksaan alat dan mesin (X = 3,4), dan kebersihan lingkungan kerja (X = 3,46), yang berada dalam kategori “Setuju”. Namun, masih terdapat kelemahan signifikan dalam implementasi K3, antara lain evaluasi kecelakaan kerja (X = 2,15), penggunaan APD (X = 2,34), dan perhatian pimpinan terhadap K3 (X = 2,34), yang seluruhnya berada dalam kategori “Tidak Setuju”. Faktor-faktor ini menjadi penghambat utama dalam penerapan manajemen K3 di proyek. Sebagai upaya pengendalian, direkomendasikan penunjukan petugas K3 bersertifikat, peningkatan pelatihan dan sosialisasi, serta penerapan SOP evaluasi kecelakaan secara berkala. hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan efektivitas penerapan manajemen K3 pada proyek konstruksi, sehingga mampu meminimalisir potensi kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan.