UPDF AI

ANALISIS HUBUNGAN SELF-REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA SMP SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Anisa Anisa,H. Pujiastuti,Hepsi Nindiasari

2026 · DOI: 10.36277/defermat.v9i1.2531
0 Citations

Abstract

Kemampuan berpikir reflektif matematis merupakan keterampilan tingkat tinggi yang sangat penting dalam pendidikan matematika. Namun, penelitian mengenai kaitannya dengan pembelajaran yang diatur sendiri (SRL) di kalangan siswa sekolah menengah pertama masih terbatas dan belum ditinjau secara sistematis. Penelitian ini mengkaji hubungan antara SRL dan berpikir reflektif melalui tinjauan pustaka selama 10 tahun (2016–2026), dengan tujuan mengidentifikasi pola dan implikasinya bagi pendidikan matematika. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) sesuai pedoman PRISMA, pencarian di Google Scholar, ERIC, dan jurnal nasional menggunakan kata kunci: “pembelajaran yang diatur sendiri,” “pemikiran reflektif matematis,” dan “siswa sekolah menengah pertama.” Dari 30 artikel, 15 di antaranya memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif secara deskriptif. Temuan menunjukkan korelasi positif yang konsisten antara SRL dan pemikiran reflektif. Siswa dengan SRL tinggi unggul dalam merefleksikan (bereaksi, menguraikan, merenungkan) dibandingkan teman sebayanya yang memiliki SRL sedang/rendah. Hal ini dimediasi oleh keselarasan antara fase-fase SRL (pertimbangan awal, pengendalian kinerja, refleksi diri) dan proses kognitif reflektif. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) meningkatkan dampak SRL terhadap pemikiran reflektif. Studi ini memperkuat bukti untuk mendorong SRL dalam matematika SMP dan mendesak integrasi strategi metakognitif dalam kurikulum.