UPDF AI

Analisis Clash Detection Pekerjaan Struktur Menggunakan Building Information Modelling Pada Proyek Konstruksi X

Nofriadi,M. Sitompul,2 Authors,Harfa Sakri

2026 · DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.3132
Jurnal Konstruksi · 0 Citations

Abstract

Metode Quantity Take Off (QTO) konvensional menghadapi beberapa kendala signifikan, terutama pada pekerjaan struktur yang memiliki detail rumit dan variasi elemen yang tinggi (kolom, balok, pelat, pondasi). Keterbatasan visualisasi gambar 2D menyulitkan interpretasi detail struktur dan memastikan tidak ada elemen yang terlewat atau terhitung ganda. Salah satu masalah yang sering muncul dalam proyek konstruksi adalah terjadinya konflik (clash) antar elemen pekerjaan yang berbeda, seperti struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Konflik ini jika tidak terdeteksi sejak dini dapat menyebabkan penundaan proyek, pembengkakan biaya (rework), bahkan penurunan kualitas bangunan. Proyek Konstruksi yang menjadi objek penelitian ini merupakan bangunan bertingkat 2 yang difungsikan sebagai gedung perkantoran. Sebagai studi kasus dalam penelitian ini,  gedung ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai potensi clash yang terjadi dan bagaimana implementasi BIM. Berdasarkan perhitungan QTO berbasis BIM dengan memperhitungan pengaruh clash yang terjadi pada pertemuan balok dan kolom memiliki nilai lebih kecil dari pada QTO berbasis BIM tanpa memperhitungkan pengaruh clash yang terjadi. Terdapat selisih yang cukup signifikan pada pekerjaan beton di elemen kolom dan balok. Total biaya yang dapat diefisiensikan sebesar Rp14,126,400.00 dengan mempertimbangkan pengaruh clash yang terjadi pada pertemuan kolom dan balok.