UPDF AI

Analisis Bahaya Perilaku Tidak Aman menggunakan Metode JSA dan Pengendalian Risiko menggunakan Metode Hirarc (Studi Kasus Warehouse PT. Heinz ABC Indonesia)

Dini Agustin,Rodiah Rodiah

2022 · DOI: 10.32897/retims.2022.3.2.1752
Rekayasa Industri dan Mesin (ReTIMS) · 2 Citations

Abstract

PT. Heinz ABC Indonesia memiliki 3 (tiga) pabrik manufaktur di Indonesia yang bergerak dibidang industri makanan. Dari hasil penelitian terhadap PT. Heinz ABC Indonesia memiliki permasalahan yang ditemukan pada area warehouse yaitu adanya temuan hazard unsafe action (perilaku tidak aman). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi bahaya, penilaian dan memberikan rekomendasi pengendalian pada area warehouse. Metode yang digunakan pada tahap identifikasi bahaya, peneliti menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) serta pada tahap penilaian risiko dan pengendalian risiko peneliti menggunakan metode HIRARC. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap identifikasi bahaya terdapat 9 (sembilan) hazard unsafe action (perilaku tidak aman) serta terdapat 2 (dua) jenis bahaya yaitu bahaya perilaku dan bahaya fisik. Pada tahap penilaian risiko didapatkan hasil bahwa terdapat 8 (delapan) risiko (89%) dengan peringkat risiko medium risk dan terdapat 1 (satu) risiko (11%) dengan peringkat risiko low risk. Pengendalian risiko dilakukan dengan mengacu pada hirarchy of control. Rekomendasi pengendalian risiko yang dapat dilakukan pada area warehouse yaitu : pengendalian rekayasa teknik, administratif dan alat pelindung diri (APD).