UPDF AI

Aktivitas Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Terhadap Bakteri Streptococcus Mutans Dengan Perbedaan Tingkat Kepolaran Pelarut

Fazrisa Rosalina L.S,Gina Septiani Agustien,Lina Rahmawati Rizkuloh

2025 · DOI: 10.70410/jfg.v12i1.352
Jurnal Farmasi Galenika · 0 Citations

Abstract

Kesehatan mulut adalah hal penting yang perlu diperhatikan sebagai komponen dari upaya yang lebih luas untuk meningkatan kesehatan secara keseluruhan (Kemenkes RI, 2019). Prevalensi gigi terjadi peningkatan 23,3% menjadi 25,9%. Salah satu permasalahan pada gigi di Indonesia yaitu karies gigi yang tergolong penyakit. Penelitian aktivitas ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) dari berbagai tingkat kepolaran pelarut telah dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi aktivitas ekstrak daun teh hijau serta daya hambat terbesar dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Metode ekstraksi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode maserasi dengan 3 tingkat polaritas yaitu pelarut n-heksan (non polar), etil asetat (semi polar) dan etanol (polar). Uji kemampuan ekstrak dalam menghambat bakteri dilakukan dengan difusi cakram. Hasilnya memnunjukan bahwa etanol 96% pada konsentrasi 10% memiliki nilai zona hambat sebesar 11, 02 mm (kategori kuat).