UPDF AI

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans SECARA IN VITRO

Yogi Rahman Nugraha,D. Sujana,R. Dewi

2024 · DOI: 10.36805/jpx.v9i2.8019
0 Citations

Abstract

Infeksi tetap menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk infeksi pada rongga mulut yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti Streptococcus mutans. Jahe merah diketahui mengandung flavonoid, fenol, minyak atsiri, dan tannin yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antimikroba dari ekstrak etanol jahe merah terhadap Streptococcus mutans dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10 dan 20%, terdapat sedikit peningkatan zona hambatan. Namun, mulai dari konsentrasi 40%, peningkatan konsentrasi menghasilkan zona hambatan yang lebih besar. Pada konsentrasi 60%, hasilnya mendekati kontrol positif, dan pada konsentrasi tertinggi yaitu 80%, zona hambatan mencapai 28,04 mm dengan tingkat hambatan 62,24%. Secara keseluruhan, aktivitas penghambatan menunjukkan hubungan positif seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak jahe merah.