RELEVANSI TEORI HUMANISME ABRAHAM MASLOW DENGAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI SEKOLAH KAWASAN 3T
RELEVANSI TEORI HUMANISME ABRAHAM MASLOW DENGAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI SEKOLAH KAWASAN 3T
A. Aswandi
Abstract
yang aman dan inklusif, membangun komunitas pembelajaran kolaboratif, memberikan apresiasi terhadap setiap pencapaian siswa, hingga memfasilitasi aktualisasi diri yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Keberhasilan pendekatan ini didukung oleh komitmen kuat pendidik, dukungan komunitas lokal, fleksibilitas kurikulum, integrasi nilai-nilai Islam, manajemen partisipatif, dan orientasi jangka panjang. Relevansi teori Maslow dengan pendidikan Islam terletak pada keselarasan hierarki kebutuhan dengan maqāṣ id al-syarī'ah, menghasilkan model pendidikan humanistik -religius adaptif yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan. Model ini berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, menawarkan solusi efektif untuk transformasi pendidikan di wilayah marginal yang dapat direplikasi untuk mempercepat pembangunan manusia seutuhnya dan kesejahteraan sosial berkelanjutan.
