Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA 5 Semester 1 Materi Trigonometri di SMA Negeri 1 Godong
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA 5 Semester 1 Materi Trigonometri di SMA Negeri 1 Godong
S. Indrawati
Abstract
Penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Peserta Didik Kelas XI MIPA 5 Materi Trigonometri di SMA Negeri 1 Godong Tahun Pelajaran 2022/ 2023. Latar belakang penelitian ini adalahmatematika sebagai salah satu pelajaran di sekolah cukup memegang peranan penting dalam membentuk siswa menjadi berkualitas, karena matematika merupakan suatu sarana berfikir untuk mengkaji segala sesuatu secara logis dan sistematis. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan di bidang matematika. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah peningkatan hasil belajar matematika siswa di sekolah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 1 Godong yang berjumlah 36 siswa. Obyek penelitiannya adalah pelaksanaan pembelajaran matematika dengan model pembelajaran NHT (Numbered Heads Together untuk mengetahui keaktifan dan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I tiga pertemuan dan siklus II tiga pertemuan. Data penelitian yang diperoleh dari hasil observasi selama kegiatan pembelajaran, hasil angket, hasil tes dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan untuk menghitung data menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk keaktifan siswa mengalami peningkatan yaitu dilihat dari angket keaktifan, untuk siklus I pertemuan 1persentasenya sebesar 65,36% dan pada pertemuan kedua meningkatan menjadi 71,79%, sehingga pada siklus I mencapai 68,57%. Sedangkan pada suklus II pertemuan 1 sebesar 74,82%, sedangkan pada pertemuan kedua mencapai 80,18% sehingga pada siklus II mencapai 77,50%. Selain itu untuk juga dapat dilihat peningkatan keaktifan dari lembar observasi keaktifan tiap indikator mengalami peningkatan. Siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I dari hasil tes evaluasi siswa nilai rata-ratanya sebesar 68,75, siswa yang memenuhi KKM dengan persentase sebesar 65% (15 siswa yang tuntas) meningkat pada siklus II dengan persentase sebesar 78% (31siswa yang tuntas) yang memenuhi KKM dengan rata-rata 79,58.
