UPDF AI

PERAN DIFFERENTIATED ASSESSEMENT DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN PAI PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTs. MABDAUL MA’ARIF JOMBANG

M. Ulum,Hazimatul Iftikharoh Alhana,3 Authors,Imam Bukhori

2026 · DOI: 10.62097/an-nadwah.v2i01.2926
An Nadwah · 0 Citations

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran differentiated assessment dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada pengalaman guru PAI di MTs Mabdaul Ma’arif. Menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini menggali secara mendalam bagaimana guru memahami, merancang, dan menerapkan differentiated assessment di kelas, serta bagaimana strategi tersebut memengaruhi proses dan hasil pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa differentiated assessment mampu mengakomodasi beragam kebutuhan, gaya belajar, dan kemampuan siswa, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan responsif. Strategi ini terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, memperkuat keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, dan memberikan guru pemahaman yang lebih baik terhadap potensi, kekuatan, serta kelemahan masing-masing siswa. Guru dapat menyesuaikan metode penilaian berdasarkan profil belajar siswa, termasuk penggunaan berbagai bentuk asesmen seperti proyek, presentasi, dan portofolio. Namun demikian, penerapan differentiated assessment tidak lepas dari tantangan. Guru menghadapi kendala dalam merancang rubrik penilaian yang adil, mengelola kelas yang heterogen, dan membutuhkan pelatihan tambahan serta dukungan dari pihak sekolah. Keberhasilan implementasi sangat ditentukan oleh komitmen guru, kolaborasi dengan siswa, serta adanya kebijakan dan fasilitas yang mendukung dari sekolah. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi peningkatan kualitas pembelajaran PAI di era Kurikulum Merdeka, serta menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas