UPDF AI

PENGEMBANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF SPEAK UP GAMES UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU LITERASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMPN 2 PALU

S. Suriyanti,Rasyika Nurul Fajriah,R. Devi

2025 · DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.52714
0 Citations

Abstract

Literasi kesehatan mental remaja masih rendah, ditandai keterbatasan pemahaman pada definisi klinis, gejala, strategi koping adaptif, serta sumber bantuan profesional, sehingga berkontribusi pada stigma, keterlambatan deteksi, dan tingginya treatment gap di daerah seperti Palu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas media promosi kesehatan berbasis permainan edukatif Speak Up Games untuk meningkatkan perilaku literasi kesehatan mental remaja di SMPN 2 Palu. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi Analisis  literasi Kesehatan mental remaja dengan Focus Group Discussion (FGD) kepada 17 siswa dan wawancara mendalam 7 orang innforman yang terdiri dari siswa, guru BK, dan kepala sekolah. Penelitian dilanjutkan ke tahap Desain,  Development dengan validasi oleh ahli media dan ahli materi , serta tahap Implementasi dengan rancangan quasi-eksperimen one-group pre-post test  pada 35 siswa dengan menggunakan instrumen Multicomponent Mental Health Literacy Measure (MMHLM).​ Hasil penelitian ini menunjukkan Validasi oleh ahli materi dan media dengan nilai 89,5 %. dan setelah ntervensi dilakukan tiga kali pertemuan mingguan menggunakan Speak Up Games, yang mencakup kartu pengetahuan (biru), mitos vs fakta (kuning), tantangan (pink), mantra jiwa (hijau sage), serta coping skills seperti Butterfly Hug dan teknik pernapasan 4-7-8, dilengkapi ice-breaking untuk komunikasi antarpribadi. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan peningkatan signifikan pada knowledge-oriented Mental Health Literacy (Z=-5.110, p<0,001), beliefs-oriented Mental Health Literacy (Z=-5,162, p<0,001), dan resources-oriented Mental Health Literacy (Z=-5,201, p<0,001), dengan penerimaan siswa 90 % melalui observasi.​ Dapat disimpulkan bahwa Speak Up Games "layak" dan efektif sebagai media promosi kesehatan mental, mendorong pengetahuan, sikap positif, akses sumber daya, serta keterampilan koping dan empati remaja.​