UPDF AI

Kejadian Gangguan Kulit pada Petugas Sampah di Indonesia dan Faktor yang Mempengaruhinya: Studi Meta-Analisis Tahun 2016-2021

Alvina Amanta Yudha,R. Azizah

2023 · DOI: 10.20473/mgk.v12i1.2023.503-508
Media Gizi Kesmas · 4 Citations

Abstract

Latar Belakang: Sampah bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan apabila pengelolaannya tidak tepat. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa timbul adalah gangguan kulit yang sering terjadi pada pekerja di area pembuangan sampah dan dikategorikan menjadi penyakit akibat lingkungan kerja yang kotor.

Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko karakteristik, personal hygiene, dan pemakaian alat pelindung diri dengan kejadian gangguan kulit pada petugas sampah di Indonesia.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 24 artikel penelitian dan pengolahan data dilakukan menggunakan JASP version 0.14.1 lalu dilakukan analisis data.

Ulasan: Hasil penelitian menunjukkan faktor karakteristik petugas sampah pada variabel kelompok usia yang lebih tua memiliki risiko 1,116 kali lebih besar, pada variabel kelompok lama jam kerja yang lebih lama memiliki risiko 1,197 lebih besar, dan pada variabel masa tahun kerja yang lebih lama memiliki risiko 1,138 kali lebih besar untuk mengalami kejadian gangguan kulit. Faktor perilaku personal hygiene petugas sampah yang tidak baik memiliki risiko 1.648 kali lebih besar untuk mengalami kejadian gangguan kulit. Faktor pemakaian APD pada petugas sampah yang tidak baik memiliki risiko 1,433 kali lebih besar untuk mengalami kejadian gangguan kulit.

Kesimpulan: Faktor risiko tertinggi pada penelitian ini adalah pada variabel personal hygiene dan pemakaian APD sehingga untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya kejadian gangguan kulit pada petugas sampah, dapat ditingkatkan upaya dalam mewujudkan perilaku personal hygiene yang baik dan juga memakai APD dengan lengkap.