Efektivitas Program Pelatihan Pilah Sampah Di Indonesia: Literature Review (2022-2025)
Efektivitas Program Pelatihan Pilah Sampah Di Indonesia: Literature Review (2022-2025)
Mirma Yudha Firdausi,Rahmat Imaduddin,Yudha Prapantja,Zulfitria Zulfitria
Abstract
Transformasi pengelolaan sampah di Indonesia menuntut adanya perubahan perilaku masyarakat yang signifikan, khususnya dalam praktik pemilahan sampah dari sumbernya yang saat ini masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas berbagai model program pelatihan pilah sampah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya dalam mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji data dari enam artikel ilmiah terindeks (2022-2025) yang berfokus pada intervensi kesadaran dan edukasi dasar di lingkungan sekolah dan pemukiman. Hasil sintesis data menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi secara simultan oleh tiga faktor utama, yaitu pertama faktor teknis berupa ketersediaan infrastruktur seperti tempat sampah terpilah. kedua faktor kognitif terkait pemahaman yang melalui metode pembelajaran, demonstrasi visual dan juga adanya simulasi interaktif. Sedangkan yang ketiga adalah faktor kebijakan yang melibatkan penerapan aturan dan peran keteladanan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa pelatihan menjadi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik maupun masyarakat, namun untuk sikap perilaku masih ada kesenjangan, dalam hal ini memerlukan pendampingan berkelanjutan yang harus didukungan pula dengan ketersediaan infrastruktur untuk dapat menjaga konsistensi perilaku. Penelitian ini mengindikasikan bahwa efektivitas maksimal terkait kognitif tercapai melalui integrasi metode edukasi interaktif serta didukung dengan penyediaan sarana fisik yang memadai serta strategi pendampingan berkelanjutan atau regulasi yang bersifat mengikat dengan unsur pemaksaan positif agar dapat menjaga konsistensi perilaku jangka panjang.
