Adaptasi Visual Produk Brand ‘Olah Plastic’ pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique
Adaptasi Visual Produk Brand ‘Olah Plastic’ pada Material Tekstil Berbasis Wet Felting Technique
Liandra Khansa Utami Putri,Nabila Putri Meisyifa
Abstract
Industri tekstil di Indonesia merupakan penyumbang limbah yang cukup besar bagi industri fesyen. Jumlahlimbah tekstil sisa produksi yang terus meningkat menjadi ancaman bagi lingkungan. PT Fartextile, GajahTextile, dan Rumah Bordir KIKA, merupakan industri rumahan khusus memproduksi kain, pakaian, dan jasapenjahitan dengan fokus pada pembuatan busana, yang menghasilkan limbah tekstil sisa produksi. Datapenelitian dikumpulkan melalui studi literatur mengenai limbah produksi industri, observasi, dan eksplorasipembuatan kain wet felting yang dihasilkan dari olahan limbah tekstil twill gabardine, kain katun dan ribknit. Mengadaptasi visual dari material produk artisanal Brand Olah Plastic, pada visual material produk OlahPlastic menghasilkan motif marbling dan visual seperti potongan kaca, tampilan dari visual produk ini yangakan dijadikan referensi dalam pengolahan material limbah tekstil berbasis wet felting. Metode pembuatanwet felting dapat menjadi alternatif untuk mengolah tiga jenis limbah tekstil. Teknik wet felting berpotensiuntuk mengolah limbah tekstil jenis twill gabardine, kain katun dan rib knit secara kreatif karena kemampuanpemadatan yang baik. Pengolahan limbah tekstil dengan metode wet felting bertujuan untuk memanfaatkandan mendaur ulang limbah tekstil dengan konsep upcycling, untuk dijadikan lembaran kain baru sehinggamenghasilkan bahan alternatif untuk sebuah produk yang memiliki karakteristik dengan tekstur dan warnayang beragam
